Mutiara ASW 2

Hai orang kaya, “Janganlah engkau memberi sedekah kepada orang miskin dengan anggapan bahwa si miskin tersebut butuh sedekahmu, jangan”, berikan sedekahmu kepadanya dengan kesadaran penuh sebagai hambaNya (atas sedekah yang engkau keluarkan), membuktikan bahwa engkau bukan hamba uang, bukan hamba materi dan kebendaan.

Dan Salik Sejati telah berpantang, selamanya tidak akan menghamba lagi kepada materi, sampai kapanpun tidak pernah mau dipermainkan atau dipusingkan oleh dunia lagi. Karena dunia dan segala isinya, oleh Salik Sejati telah ditatak ba’in di hati.

Ketauhilah wai Salik, bahwa sesungguhnya rasa butuh pemberi sedekah itu jauh lebih besar disbanding rasa butuh si penerimanya. Demikian itu karena pemberi sedekah adalah orang yang benar-benar diperintah oleh Allah untuk memberikan sebagian hartanya di jalan-Nya, sedangkan si penerima sedekah tidak diperintahkan (diharuskan) untuk menerima sedekah.

Kh Mohammad Nizam As-Shofa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *